Artikel ini menganalisis pengaruh penggunaan konten sosial-politik terhadap partisipasi politik mahasiswa FISIP Unsoed angkatan 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei eksplanatif untuk melihat pengaruh antara intensitas akses konten sosial-politik dan tingkat partisipasi politik mahasiswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, regresi linear sederhana, serta uji t untuk menguji signifikansi pengaruh antarvariabel. Jumlah sampel yang digunakan 273 mahasiswa untuk mewakili lima jurusan di FISIP Unsoed. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa paling banyak mengakses konten informatif seperti berita dan kebijakan politik, sementara konten edukasi dan advokasi jarang diakses. Bentuk partisipasi politik yang paling dominan dilakukan mahasiswa adalah membagikan pamflet politik dan yang paling rendah adalah membuat konten politik sendiri serta sebagian kecil hanya memberikan komentar pada konten politik di media sosial. Hasil analisis regresi menunjukkan adanya pengaruh signifikan, di mana meningkatnya intensitas interaksi dengan konten sosial-politik turut meningkatkan partisipasi politik mahasiswa baik secara daring maupun luring.
Copyrights © 2025