Penelitian ini bertujuan mengkaji respons beberapa varietas cabai merah terhadap variasi tingkat Electrical Conductivity (EC) pada sistem irigasi kapiler. Penelitian menggunakan rancangan petak terbagi dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan petak utama berupa tiga tingkat EC (2,0; 2,5; dan 3,0 mS/cm) dan anak petak terdiri dari tiga varietas cabai merah (Lado F1, Kawat, dan Laris). Sistem irigasi kapiler dirancang menggunakan prinsip negative pressure differential irrigation (NPDI) dengan media tanam campuran tanah dan pupuk kandang sapi (3:1). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah cabang, dan total berat buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat EC berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada 4 MST dan jumlah cabang, dimana EC 2,0-2,5 mS/cm menghasilkan pertumbuhan lebih baik dibandingkan EC 3,0 mS/cm. Perbedaan varietas berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman (2-5 MST), diameter batang (5-7 MST), dan total berat buah. Varietas Lado F1 menunjukkan pertumbuhan vegetatif terbaik, sementara varietas Laris menghasilkan produktivitas buah tertinggi (0,66 kg). Interaksi EC dan varietas hanya signifikan pada tinggi tanaman 4 MST. Sistem irigasi kapiler dengan EC 2,0-2,5 mS/cm efektif mendukung pertumbuhan dan produktivitas cabai merah dengan pemilihan varietas yang sesuai.
Copyrights © 2026