Perusahaan manufaktur sangat membutuhkan perangkat untuk pengecekkan hasil produksi, perangkat tersebut dinamakan dengan JIG, JIG sendiri merupakan sebuah tatakan. Apabila barang produksi akan disambung maka dibutuhkan JIG untuk metata hasil produksi, namun pada penelitian ini JIG dibutuhkan untuk proses pengecekkan hole hasil produksi dudukan shockbreaker. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan optimasi desain JIG agar dilakukan pengecekkan suaian lubang duduk shockbreaker dan datum pada JIG. Urgensi penelitian ini adalah pentingnya optimasi agar produk dapat dilakukan pengecekkan yang sesuai dengan JIG yang akan digunakan sebagai alat pengecekkan. Metode penelitian yaitu melakukan pengukuran dudukan shockbreaker pada 4 bagian lubang menggunakan mistar mm dan jangka sorong digital, setelahnya dilakukan proses desain CAD. Selanjutnya pemilihan material, material yang digunakan adalah S45C. Proses manufaktur menggunakan CNC. Hasil penelitian menunjukkan pada lubang 1 tidak ada toleransi, pada lubang 2 P = +0,02 mm dan L = +0,03 mm, pada lubang 3, D = -2 mm dan pada lubang 4 P = +0,025 mm L = -0,03 mm. Penentuan toleransi tersebut agar datum untuk check hole pada dudukan suaian pas. Penelitian ini mengacu pada penelitian Abdullah et.al yang berjudul Computer-Aided Design of Traditional Jigs and Fixtures yaitu pentingnya nilai toleransi untuk medapatkan suaian hasil pembuatan JIG.
Copyrights © 2025