Di balik peningkatan jumlah UMKM yang terus berkembang saat ini, banyak pelaku usaha masih menghadapi kendala signifikan, terutama dalam pengelolaan keuangan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja bisnis dan keberlanjutan usaha UMKM di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur. Populasi penelitian adalah pelaku UMKM di wilayah tersebut, sedangkan sampel berjumlah 100 responden yang diambil dengan simple random sampling untuk menjamin perwakilan. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif dengan instrumen kuesioner terstruktur yang menilai pengetahuan tentang produk keuangan, praktik pencatatan, perencanaan anggaran, dan pengelolaan arus kas. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana untuk menguji hubungan antara literasi keuangan dan dua variabel dependen: kinerja bisnis serta keberlanjutan usaha. Hasil penelitian menunjukkan literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap kinerja bisnis, UMKM yang memiliki pemahaman keuangan lebih baik cenderung melakukan pencatatan teratur, pengendalian biaya lebih efektif, dan pengambilan keputusan yang lebih tepat sehingga meningkatkan performa usaha. Selain itu, literasi keuangan juga berkontribusi pada keberlanjutan usaha dengan memperkuat kemampuan perencanaan dan mitigasi risiko, sehingga usaha lebih tahan terhadap guncangan ekonomi. Temuan ini merekomendasikan penerapan program pelatihan keuangan, pendampingan teknis, serta kebijakan yang memfasilitasi akses informasi dan layanan keuangan bagi UMKM.
Copyrights © 2025