Program tahfidz Al-Qur’an di SMP Empat Lima merupakan bagian dari penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi siswa dalam mengikuti program tahfidz serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi 10 siswa, 3 guru tahfidz, serta beberapa orang tua siswa yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi siswa terbagi menjadi dua, yaitu motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Siswa dengan motivasi intrinsik, seperti dorongan dari hati, keinginan menjadi penghafal Al-Qur’an, dan semangat religiusitas, menunjukkan kedisiplinan, semangat belajar, serta perubahan sikap yang positif. Sementara itu, motivasi ekstrinsik muncul karena dorongan dari orang tua, guru, atau kewajiban sekolah. Meski demikian, keduanya memberikan kontribusi pada pembentukan karakter siswa, seperti disiplin, tanggung jawab, dan akhlak yang baik. Berdasarkan Kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukan melalui wawancara dan observasi terhadap tiga guru tahfidz dan sepuluh peserta didik SMP Empat Lima, dapat diketahui bahwa motivasi siswa dalam mengikuti program tahfidz menunjukkan variasi yang cukup signifikan. Peneliti menyarankan agar pihak sekolah dan orang tua terus memberi dukungan moral, pendekatan personal, serta menciptakan lingkungan religius yang kondusif untuk meningkatkan motivasi dan keberhasilan program tahfidz.
Copyrights © 2025