Engineered Cementitious Composite (ECC) merupakan material komposit inovatif yang terdiri dari semen, pasir, air, bahan aditif, dan material cementitious tambahan tanpa agregat kasar. Keunggulan utama ECC terletak pada kemampuannya menahan beban lentur dan retak mikro melalui penambahan serat. Dalam penelitian ini, digunakan serat bambu dan rotan sebagai bio fiber alami yang bersumber dari material lokal. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi pengaruh variasi kadar (1%, 1,5%, dan 2%) serta panjang serat (0,5 cm dan 1 cm) terhadap kekuatan lentur mortar ECC. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan serat alami secara umum meningkatkan kekuatan lentur. Performa terbaik dicapai pada kadar 1,5% dan panjang 0,5 cm, khususnya pada serat rotan yang mencapai 6,909 MPa pada umur 3 hari, meningkat 120% dari kontrol. Serat bambu memberikan peningkatan tertinggi pada variasi yang sama yaitu hingga 3,565 Mpa meningkat 113% pada umur 3 hari, meski performanya sedikit lebih rendah dari rotan. Penurunan kinerja pada kadar 2% diduga akibat distribusi serat yang tidak merata. Secara keseluruhan, serat bambu dan rotan berpotensi sebagai bahan penguat berkelanjutan untuk meningkatkan performa ECC.
Copyrights © 2025