Penelitian ini dilakukan dengan tujuan adalah untuk menentukan dosis mikoriza dan pupuk Grand K yang tepat dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada lahan kering masam. Penelitian ini berlangsung di Unit Percobaan Terpadu (UPT) Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Jalan Air Dingin Ujung, Pekanbaru, dari bulan September sampai November 2023. Studi ini menerapkan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang melibatkan dua faktor dan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah dosis mikoriza, 5 taraf perlakuan yaitu 0, 125, 250, 375 dan 500 g/plot. Faktor kedua dosis Pupuk Grand K terdiri dari 4 taraf perlakuan; 0, 10, 15 dan 20 g/plot. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, umur panen, jumlah umbi per rumpun, berat basah umbi per rumpun, berat kering per rumpun, dan susut bobot umbi. Analisis Anova dilakukan pada data pengamatan dan diuji lanjut BNJ taraf 5%. Hasil riset menunjukkan bahwa perlakuan mikoriza 500 g/plot dan Grand K 20 g/plot mampu menghasilkan tinggi tanaman, jumlah umbi/tanaman, berat umbi basah dan kering per tanaman serta susut umbi terbaik pada tanaman bawang merah. Perlakuan tunggal mikoriza 500 g/plot dan perlakuan tunggal Grand K dosis 20 g/plot memberikan perkembangan dan hasil yang lebih baik pada tanaman bawang merah.
Copyrights © 2025