Sampah plastik merupakan permasalahan lingkungan yang terus meningkat karena sifatnya yang sulit terurai, termasuk di Desa Negeri Tongging sebagai kawasan wisata. Akumulasi sampah plastik berpotensi menurunkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat apabila tidak dikelola secara tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah plastik melalui inovasi ecobrick berbasis pemberdayaan masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan identifikasi permasalahan sampah, sosialisasi pengelolaan sampah, pelatihan dan praktik langsung pembuatan ecobrick, serta penerapan program tukar sampah plastik menjadi sembako sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif dan dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif sekitar 35 kepala keluarga dengan total sampah plastik terkumpul ±25 kg yang diolah menjadi sekitar 40 unit ecobrick. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dan berkurangnya praktik pembakaran sampah rumah tangga. Program tukar sampah plastik dengan sembako terbukti efektif mendorong keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan. Simpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa ecobrick merupakan solusi pengelolaan sampah plastik yang aplikatif, partisipatif, dan berkelanjutan, serta mampu memberikan dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat Desa Negeri Tongging.
Copyrights © 2026