Latar Belakang: Rendahnya pemahaman masyarakat Desa Kulur mengenai penggunaan dan pengelolaan obat masih menjadi permasalahan yang memicu praktik swamedikasi tidak rasional. Tujuan: Meningkatkan literasi masyarakat terkait cara memperoleh, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar, serta menumbuhkan sikap bijak dalam swamedikasi. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 29 Agustus–3 September 2025 di Balai Desa Kulur melalui pengobatan gratis, penyuluhan DAGUSIBU, dan edukasi interaktif. Penyampaian materi dilakukan dengan presentasi dan diskusi. Hasil: Kegiatan mendapat antusiasme tinggi, terutama dari kalangan lansia. Terdapat peningkatan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat yang benar, sementara siswa berperan sebagai agen perubahan dalam menyebarkan informasi kesehatan. Kesimpulan: Penyuluhan DAGUSIBU yang dipadukan dengan pengobatan gratis efektif meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat secara rasional dan mendukung praktik swamedikasi yang tepat.
Copyrights © 2026