Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketahanan galur mutan padi Sigupai ABDYA terhadap cekaman salinitas sebagai upaya mendukung pengembangan varietas adaptif pada lahan bermasalah. Penelitian dilaksanakan di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 2 × 5 dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah cekaman lingkungan yang terdiri atas dua taraf, yaitu tanah tanpa cekaman dan tanah dengan salinitas tinggi. Faktor kedua adalah galur mutan padi Sigupai ABDYA yang terdiri dari lima taraf, yakni UM-16, UM-8, UM-14, UM-89, dan varietas Biosalin sebagai pembanding. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa nyata, sementara interaksi keduanya tidak signifikan. Uji DMRT memperlihatkan bahwa pada cekaman salinitas berpengarh sangat nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah anakan pada semua fase pertumbuhan tanaman. Penggunaan berbagai galur tidak bepengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman padi. Cekaman salinitas dan penggunaan galur tidak memberikan pengaruh nyata terhdapa semua karakter produksi tanaman padi.
Copyrights © 2025