Industri manufaktur Indonesia terus berkembang seiring kemajuan teknologi dan fokus pada keberlanjutan. PT LG Electronics Indonesia sebagai produsen elektronik global menghadapi tantangan dalam memenuhi permintaan pasar, khususnya produk kulkas tipe VT-MDL. Pada tahun 2024, perusahaan hanya mampu memproduksi 897.000 unit dari total permintaan 14.200.000 unit atau sekitar 6,31%. Ketidaksesuaian ini menuntut perencanaan produksi yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan melakukan peramalan permintaan, penyusunan jadwal induk produksi (JIP), dan perencanaan kapasitas menggunakan metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP). Data yang digunakan meliputi permintaan historis Januari 2023–Juli 2025, tenaga kerja, jam kerja, serta waktu proses di setiap stasiun. Peramalan dilakukan dengan metode time series decomposition dan triple exponential smoothing, dan hasil terbaik diperoleh dari metode pertama dengan nilai MAD 1.356. Berdasarkan JIP untuk periode Agustus 2025–Juli 2026, total kebutuhan produksi mencapai 552.312 unit. Validasi dengan RCCP menunjukkan beberapa stasiun seperti pre case, PU case, dan cycle mengalami kekurangan kapasitas. Solusi yang diterapkan adalah penambahan jam kerja, sehingga kapasitas tersedia meningkat menjadi 404.432 jam dan mampu memenuhi kebutuhan sebesar 365.147 jam.P
Copyrights © 2025