Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan ketidakefisienan kerja di bagian packing AMDK Ajibpol, yang ditandai dengan tidak tercapainya target produksi harian dan tingginya waktu idlle. Metode yang digunakan adalah Work Sampling dengan pengamatan selama 10 hari kerja pada interval 5 menit, guna mengukur distribusi waktu kerja produktif dan tidak produktif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa waktu idlle mencapai 54%, sementara waktu kerja produktif hanya 46%, dan nilai beban kerja sebesar 0,364, yang mengindikasikan kondisi underload. Sebagai bentuk pengembangan analisis, penelitian ini juga menerapkan pendekatan prinsip ekonomi gerakan untuk mengidentifikasi penyebab inefisiensi dan menyusun usulan perbaikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa idlle time disebabkan oleh kurangnya sinkronisasi antar proses kerja, serta tata letak peralatan yang belum ergonomis. Koreksi dilakukan dengan cara mengurangi aktivitas yang tidak bernilai tambah, menata ulang posisi selotip ( lakban ) dan kardus agar lebih efisien, serta menyesuaikan tinggi conveyor dan merancang kursi kerja di bagian packing berdasarkan prinsip ergonomi. Dengan demikian metode Work Sampling dan pendekatan prinsip ekonomi gerakan terbukti efektif dalam merumuskan solusi berbasis data yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja pada divisi packing.
Copyrights © 2025