Meningkatnya ketergantungan pada sistem komunikasi digital telah memperkuat kebutuhan akan metode yang andal untuk melindungi data sensitif dari akses tidak sah. Studi ini memperkenalkan mekanisme keamanan terintegrasi yang menggabungkan enkripsi ChaCha20 dengan steganografi citra Least Significant Bit (LSB), yang menargetkan perlindungan data berbasis citra digital. ChaCha20, sebuah cipher aliran modern yang dikenal akan kecepatan dan keamanannya, digunakan untuk mengenkripsi pesan teks biasa (plaintext), menghasilkan ciphertext yang sangat aman. Data terenkripsi kemudian disematkan ke dalam citra sampul — khususnya, logo universitas — menggunakan teknik LSB, yang mengubah bit paling tidak signifikan dari nilai piksel untuk menyembunyikan informasi tanpa memengaruhi kualitas citra secara signifikan. Pendekatan dua lapis ini memastikan kerahasiaan dan penyembunyian informasi sensitif. Sistem ini dievaluasi menggunakan metrik objektif seperti Rasio Sinyal terhadap Derau Puncak (PSNR) dan Indeks Kesamaan Struktural (SSIM) untuk menilai fidelitas citra setelah penyisipan data. Hasil menunjukkan bahwa metode ini mempertahankan integritas visual (PSNR > 50 dB) sekaligus memungkinkan ekstraksi data yang akurat. Integrasi ChaCha20 dan steganografi LSB menawarkan solusi yang ringan, aman, dan efektif untuk perlindungan informasi digital, khususnya cocok untuk komunikasi akademis atau kelembagaan di mana gambar logo berfungsi sebagai pembawa konten terenkripsi yang tersembunyi.
Copyrights © 2026