Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara job demand dengan toxic workplace environment pada karyawan Generasi Z. Sebanyak 233 karyawan Generasi Z di Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi partisipan dalam penelitian ini, metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional, dan menggunakan teknik pengambilan data purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari skala job demand dan skala toxic workplace environment. Analisis data dilakukan dengan menggunakan software SPSS versi 25. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara job demand dan toxic workplace environment. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tuntutan pekerjaan yang dialami, maka semakin tinggi pula muncul perilaku dan dinamika lingkungan kerja yang toxic. Penelitian ini memperkaya temuan data empiris terkait hubungan tuntutan kerja dan lingkungan kerja toxic pada karyawan Gen Z di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Copyrights © 2025