Segmentasi konsumen pada aktivitas belanja online menjadi kunci untuk membaca perbedaan karakteristik pengguna dan merancang strategi pemasaran yang lebih tepat arah. Penelitian ini dimaksudkan untuk membagi konsumen belanja online ke dalam beberapa kelompok berdasarkan ciri demografis dan frekuensi pembelian dengan memanfaatkan metode K-Means. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada responden yang berbelanja secara daring pada bulan Maret 2025, dengan variabel demografis mencakup usia, jenis kelamin, jenjang pendidikan, dan tingkat pendapatan, serta variabel perilaku berupa seberapa sering berbelanja dan rata-rata nilai pengeluaran per transaksi. Analisis dilakukan menggunakan algoritma K-Means guna menghasilkan sejumlah cluster konsumen yang relatif homogen di dalam kelompok dan berbeda satu sama lain. Hasil pengelompokan memperlihatkan munculnya beberapa segmen, misalnya kelompok konsumen berusia muda dengan intensitas belanja tinggi dan pengeluaran sedang, serta kelompok konsumen yang lebih dewasa dengan frekuensi belanja lebih jarang namun nominal transaksi lebih besar.
Copyrights © 2025