Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), serta Tenaga Kerja terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Bandar Lampung selama periode pengamatan tahun 2018 hingga 2024. Pendekatan analisis yang diterapkan adalah regresi Ordinary Least Squares (OLS) dengan dukungan pengujian asumsi klasik guna memastikan kelayakan model estimasi. Hasil estimasi menunjukkan bahwa PAD dan PMDN memiliki arah hubungan positif terhadap PDRB, sementara variabel Tenaga Kerja menunjukkan hubungan yang bersifat negatif. Namun demikian, hasil uji parsial mengindikasikan bahwa masing-masing variabel secara individu belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perubahan PDRB. Sebaliknya, pengujian secara simultan memperlihatkan bahwa ketiga variabel secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan dalam menjelaskan variasi PDRB.Lebih lanjut, model regresi yang digunakan memiliki daya jelas yang cukup baik serta memenuhi kriteria asumsi klasik, khususnya tidak ditemukannya gejala heteroskedastisitas dan residual yang berdistribusi normal. Walaupun demikian, terdapat indikasi multikolinearitas yang relatif kuat pada dua variabel independen, sehingga diperlukan pengembangan model atau analisis lanjutan agar diperoleh estimasi yang lebih stabil dan akurat. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menggarisbawahi bahwa PAD, PMDN, dan Tenaga Kerja akan menghasilkan kontribusi yang lebih optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah apabila berperan secara kolektif.
Copyrights © 2025