Dalam lingkungan bisnis yang semakin kompetitif, kepemimpinan yang berorientasi pada layanan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan, khususnya pada sektor jasa. Sektor jasa memiliki karakteristik interaksi langsung antara karyawan dan pelanggan, sehingga gaya kepemimpinan sangat menentukan kualitas layanan dan keberhasilan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepemimpinan yang berorientasi pada layanan (servant leadership) dan kinerja karyawan pada sektor jasa di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka, dengan menganalisis 17 artikel jurnal ilmiah dan 3 buku yang relevan dengan topik kepemimpinan, sektor jasa, dan kinerja karyawan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis konten untuk mengidentifikasi pola, konsep utama, dan temuan empiris terkait penerapan kepemimpinan melayani. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang berorientasi pada layanan berpengaruh positif terhadap motivasi, kepuasan kerja, loyalitas, dan produktivitas karyawan melalui penciptaan lingkungan kerja yang suportif, empatik, dan memberdayakan. Selain itu, kepemimpinan melayani juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas layanan, komitmen organisasi, dan daya saing perusahaan. Namun demikian, efektivitas penerapannya sangat bergantung pada keselarasan nilai kepemimpinan, budaya organisasi, serta struktur manajemen yang mendukung. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan praktik kepemimpinan yang berorientasi pada layanan di sektor jasa Indonesia.
Copyrights © 2026