Di era disrupsi teknologi, efisiensi administrasi pada institusi pendidikan dasar menjadi determinan utama dalam mewujudkan tata kelola sekolah yang akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis diagnostik mendalam terhadap sistem presensi siswa di SDN 012 Balikpapan yang hingga saat ini masih mengandalkan metodologi manual berbasis kertas. Permasalahan utama yang diangkat adalah tingginya beban klerikal guru yang berimplikasi pada penurunan kualitas instruksional. Dengan mengadopsi metodologi deskriptif kualitatif melalui kerangka analisis PIECES (Performance, Information, Economics, Control, Efficiency, Service), penelitian ini membedah setiap lapisan sistem berjalan. Hasil investigasi empiris menunjukkan adanya inefisiensi kronis di mana rekapitulasi data menyerap 15-20% jam kerja produktif guru, disertai risiko integritas data yang tinggi. Sebagai solusi strategis, penelitian ini merekonstruksi model presensi menggunakan teknologi Face Recognition yang mampu melakukan otomasi rekapitulasi mencakup variabel temporal dan akademik secara presisi. Keunggulan sistem yang diusulkan terletak pada integrasi data real-time ke Ruang Guru dalam format spreadsheet dan bukti visual (foto). Penelitian ini menyimpulkan bahwa transisi biometrik digital adalah prasyarat mutlak untuk meningkatkan standar profesionalisme administrasi di SDN 012 Balikpapan.
Copyrights © 2025