Penelitian ini mengeksplorasi penerapan konsep smart building di Indonesia, dengan potensi penghematan energi hingga 50%. Tujuannya untuk memahami penggunaan smart building dan redesain bangunan dengan konsep tersebut. Metode yang digunakan adalah campuran kuantitatif dan kualitatif, dengan data tentang pencahayaan, kebisingan, suhu, kualitas air, dan efisiensi energi listrik. Hasilnya menunjukkan penghuni gedung kurang disiplin dalam menghemat energi. Analisis dilakukan dengan pengambilan sampel suhu, pencahayaan, dan kebisingan di beberapa ruangan.
Copyrights © 2025