Abstract. Basic immunization is a crucial foundation for creating a healthy and productive society in the future. It plays a significant role in the scope of health services by protecting vulnerable infants from various diseases. According to the National Immunization Strategy 2020–2024, Indonesia targets a minimum of 90% coverage of complete basic immunization at the national level and at least 80% in all districts and cities. However, in reality, disparities in achieving these targets still exist. This study aims to analyze the relationship between parental education level, age, occupation, and income with compliance in providing complete basic immunization in the working area of Babakan Tarogong Public Health Center, Bandung City. The research employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. Data were collected through questionnaires distributed to 90 mothers who met the inclusion criteria. Data analysis was conducted using the spearman statistical test to assess the relationship between variables, utilizing the SPSS software. The results showed that the parents' level of education was significantly associated with compliance to basic immunization (p = 0.000), as was the mother's age (p = 0.042). This relationship indicates that the higher the mother's level of education and age, the more likely she is to comply with providing basic immunizations for her child. Abstrak. Imunisasi dasar merupakan fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif di masa depan. Imunisasi dasar berperan penting dalam cakupan layanan kesehatan yang berdampak pada terlindunginya bayi yang rentan terhadap segala jenis penyakit. Berdasarkan Strategi Nasional Imunisasi 2020–2024, Indonesia menargetkan minimal 90% cakupan imunisasi dasar lengkap pada tingkat nasional dan minimal 80% di semua kabupaten/kota. Namun, kenyataan di lapangan masih menunjukkan adanya ketimpangan dalam pencapaiannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pendidikan, usia, pekerjaan dan penghasilan orang tua dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja Puskesmas Babakan Tarogong, Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan desain observational analitik dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 90 ibu yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik spearman untuk menilai hubungan antara dua variabel dengan perangkat SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan orang tua memiliki hubungan dengan kepatuhan imunisasi dasar (p=0.000), begitu juga dengan usia ibu (p=0.042). Hubungan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan dan usia ibu, maka semakin patuh untuk melakukan imunisasi dasar kepada anaknya.
Copyrights © 2025