Pengelolaan sampah plastik di Indonesia terus meningkat dan menjadi tantangan, khususnya untuk botol, galon, dan label plastik yang memerlukan ruang penyimpanan besar serta sulit ditangani tanpa teknologi pemadatan yang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja mesin hidrolik pengepres sampah mobile dalam memadatkan tiga jenis sampah plastik, yaitu botol plastik, galon plastik, dan label plastik, dengan parameter yang diukur meliputi pengurangan volume dan berat sampah, waktu operasional, kapasitas produksi, serta estimasi efisiensi biaya transportasi. Metode penelitian melibatkan uji coba mesin terhadap ketiga jenis sampah tersebut dalam tiga siklus pengepresan untuk mendapatkan data rata-rata. Parameter kinerja yang dievaluasi meliputi persentase pengurangan volume dan berat, waktu operasional, kapasitas produksi, serta estimasi efisiensi biaya transportasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk mengevaluasi efisiensi pengepresan. Hasil menunjukkan pengurangan volume tertinggi terjadi pada galon plastik (83,5 ± 0,6%), diikuti botol plastik (78,6 ± 1,4%) dan label plastik (66,2 ± 2,4%). Pengurangan berat relatif kecil, dengan galon tetap tertinggi (3,19 ± 0,3%), sedangkan botol dan label masing-masing 0,54 ± 0,3% dan 0,8 ± 0,5%. Perbedaan kinerja mencerminkan karakteristik material: plastik berukuran besar dan berongga lebih mudah dipadatkan dibanding plastik ringan dan fleksibel. Secara keseluruhan, mesin pengepres mobile berpotensi meningkatkan efisiensi ruang penyimpanan dan transportasi, serta mendukung proses daur ulang melalui hasil pemadatan yang lebih stabil untuk penerapan di bank sampah dan fasilitas pengelolaan limbah.
Copyrights © 2025