Kopi memiliki peran penting dalam perekonomian Lampung, namun pengklasifikasian pendapatan dan pengeluaran petani belum jelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya dan pendapatan usahatani kopi dan struktur pendapatan dan pengeluaran rumah tangga petani. Penelitian dilakukan di Desa Karang Agung, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, dengan metode random sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 44 petani kopi. Data dianalisis secara kuantitatif melalui pendekatan biaya dan pendapatan usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya produksi usahatani kopi mencapai Rp 7.287.942,12 per musim panen, dengan pendapatan atas biaya tunai Rp 21.931.836,06 dan biaya total Rp 21.112.626,06. Nilai R/C rasio biaya tunai dan biaya total masing-masing sebesar 4,39 dan 3,89, menunjukkan bahwa usahatani kopi menguntungkan. Total pendapatan rumah tangga mencapai Rp 37.727.373, sedangkan pengeluaran Rp 18.522.818. Struktur pendapatan rumahtangga rumah tangga melebihi UMR Lampung tahun 2021 sebesar Rp29.285.832. Berdasarkan data ratarata struktur pendapatan dan pengeluaran rumah tangga di Desa Karang Agung Kecamatan Way Tenong mampu memenuhi kebutuhan hidup petani.
Copyrights © 2024