Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai moderasi beragama diaktualisasikan melalui arsitektur Masjid Agung Demak dengan pendekatan fisika bentuk ruang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, study dokumentasi, dan kajian literature. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Agung Demak merepresentasikan moderasi beragama melalui perpaduan harmonis arsitektur tradisional Jawa dan nilai-nilai keislaman. Struktur bangunan seperti tajug berbentuk limas segi empat melambangkan prinsip iman, Islam, dan ihsan. Maksuroh berbentuk balok yang kokoh serta saka guru yang berbentuk tabung mencerminkan kekuatan, kestabilan, dan nilai spiritual. Konsep fisika bangun ruang tidak hanya memperkuat struktur fisik masjid, tetapi dibalik itu juga mengandung nilai simbolik yang sejalan dengan ajaran moderasi beragama. Kesimpulannya, arsitektur Masjid Agung Demak menjadi bukti nyata bagaimana seni dan budaya lokal dapat menjadi media efektif dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama yang inklusif dan toleran di Indonesia.
Copyrights © 2025