The Global Breastfeeding mengevaluasi 194 negara, hanya 40% dari menyusui bayi secara eksklusif. Susu kedelai mengandung alkoid, polifenol, steroid, flavonoid yang dapat merangsang oksitosin dan prolaktin hormon untuk menghasilkan ASI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan efektivitas jus kedelai untuk memfasilitasi produksi ASI di PMB Suji Hartini, Nglongsor Trenggalek. Desain penelitian dalam penelitian ini meliputi penggunaan konsep pengujian quatty dengan uji coba kelompok sebelumnya dan tes selanjutnya. Teknik pengambilan sampel dari penelitian ini adalah teknik desain dengan kriteria, yaitu Puerpérium yang siap menjadi responden, ibu setelah lahir dari 3 hingga 7 hari, tidak menggunakan sampel menyusui hingga 15 orang, tes bivarian. Dalam penelitian ini, pengujian tes. Data yang diperoleh adalah maksimum 25 nilai minimum 55 dan standar deviasi 0,9804 sedangkan tes minimum kemudian adalah 67 dan standar deviasi adalah 0,5632. Menurut hasil uji statis, khususnya uji T terbatas pada reliabilitas 95%, diketahui bahwa nilai nilai p = 0 000 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengaruh jus kedelai untuk memfasilitasi produksi ASI pada ibu setelah melahirkan di PMB Suuji Hartini.
Copyrights © 2025