Terdapat peningkatan jumlah penderita glaukoma di RSUD Kota Kendari, namun belum ada penelitian tentang faktor resiko dengan populasi masyarakat Kota Kendari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko usia, tekanan intraokular, dan riwayat hipertensi terhadap kejadian glaukoma di Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan rancangan case control dengan pengambilan data dari rekam medis pasien di RSUD Kota Kendari. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kelompok kasus adalah pasien yang didiagnosis glaukoma dan kelompok kontrol adalah pasien yang tidak terdiagnosis glaukoma. Analisis data dilakukan dengan uji statistik chi-square kemudian dilanjutkan dengan menentukan Odds Ratio (OR). Dari hasil penelitian didapatkan 96 sampel yang terdiri dari 48 kelompok kasus dan 48 kelompok kontrol. Rata-rata usia pada kelompok kasus adalah 53.0 tahun sedangkan pada kelompok kontrol 39.6 tahun. Rata-rata TIO pada kelompok kasus adalah 24.6 mmHg sedangkan pada kelompok kontrol 13.3 mmHg. Rata-rata tekanan darah sistolik pada kelompok kasus adalah 144.7 mmHg sedangkan pada kelompok kontrol 127.4 mmHg. Rata-rata tekanan darah diastolik pada kelompok kasus 85.2 mmHg sedangkan pada kelompok kontrol 74.7 mmHg. Hasil analisis menunjukkan bahwa usia ? 40 tahun (p = 0.013; OR = 3.122; 95% CI 1.342–7.263), tekanan intraokular > 21 mmHg (p = 0.001; OR = 3.824; 95% CI 2.541–5.753), dan riwayat hipertensi (p = 0.014; OR = 3.053; 95% CI 1.326–7.025) merupakan faktor risiko terhadap kejadian glaukoma di RSUD Kota Kendari. Kesimpulan penelitian bahwa usia ? 40 tahun, tekanan intraokular > 21 mmHg, dan adanya riwayat hipertensi merupakan faktor risiko kejadian glaukoma di RSUD Kota Kendari.
Copyrights © 2026