Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perencanaan pajak dan mekanisme corporate governance terhadap manajemen laba pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Latar belakang penelitian berangkat dari tingginya risiko praktik pelaporan oportunistik di sektor pertambangan yang dipengaruhi oleh kompleksitas biaya, volatilitas harga komoditas, serta kelemahan pengawasan tata kelola. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi perusahaan pertambangan periode 2020–2022. Sampel dipilih melalui purposive sampling dan diperoleh 17 perusahaan dengan total 51 observasi. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pajak, komisaris independen, dan kepemilikan institusional berpengaruh signifikan dalam menekan praktik manajemen laba, sedangkan komite audit tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi kebijakan perpajakan dan penguatan tata kelola untuk meningkatkan kualitas pelaporan keuangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mekanisme pengawasan yang efektif mampu memperkecil peluang perilaku manajerial opportunistic dalam pelaporan keuangan.
Copyrights © 2025