Berdasarkan analisis menyeluruh terhadap berbagai studi antara tahun 2019 hingga 2025, ditemukan empat elemen utama yang mencerminkan pandangan mahasiswa mengenai penggunaan ChatGPT dalam pendidikan tinggi. (1) mahasiswa melihat ChatGPT sebagai inovasi dalam metode pengajaran yang dapat membantu mereka memahami konsep-konsep yang sulit dan mendukung pembelajaran mandiri tanpa menghilangkan peran sosial dan emosional pengajar. (2) ChatGPT dianggap meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses belajar karena mampu mempercepat akses informasi dan mempermudah penyusunan tugas akademis. (3) mahasiswa menyadari adanya tantangan dan dilema etis seperti kemungkinan plagiarisme, ketergantungan pada teknologi, serta masalah keaslian karya ilmiah yang perlu diwaspadai dengan adanya panduan etika penggunaan yang jelas. (4) ChatGPT memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemandirian belajar dan literasi digital mahasiswa, meskipun penggunaannya perlu diimbangi dengan kesadaran kritis agar tidak mengurangi motivasi dan kemampuan berpikir reflektif. Secara keseluruhan, ChatGPT dianggap sebagai alat bantu pendidikan yang relevan dan bermanfaat jika digunakan dengan bijaksana dalam konteks akademik.
Copyrights © 2026