Penelitian ini mengembangkan sistem peringatan dini banjir berbasis Internet of Things (IoT) dengan integrasi multi-sensor dan metode logika fuzzy. Sistem dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai unit pemrosesan utama yang terhubung dengan beberapa sensor, yaitu Tipping Bucket untuk mengukur curah hujan, DHT22 untuk memantau suhu, YF-B1 untuk mendeteksi laju aliran air, serta JSN-SR04T sebagai sensor ultrasonik untuk mengukur ketinggian air. Data dari sensor dikirimkan secara real-time ke Google Spreadsheet sebagai media penyimpanan berbasis cloud, ditampilkan melalui OLED untuk pemantauan lokal, serta dikirimkan ke Bot Telegram sebagai notifikasi peringatan. Sistem ini juga dilengkapi buzzer sebagai alarm di lokasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh sensor memiliki tingkat akurasi tinggi dengan rata-rata error rendah: Tipping Bucket (0,60%), YF-B1 (3,36%), JSN-SR04T (2,10%), dan DHT22 (0,87%). Integrasi dengan logika fuzzy memungkinkan sistem melakukan analisis risiko banjir secara cepat dan tepat. Dengan performa yang andal, sistem ini berpotensi diterapkan dalam skala lebih luas untuk mendukung mitigasi bencana banjir secara efektif.
Copyrights © 2025