Pertanian hidroponik dalam ruangan merupakan salah satu solusi modern untuk mengatasi keterbatasan lahan dan perubahan iklim yang tidak menentu. Penelitian ini bertujuan merancang sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) untuk memantau parameter lingkungan yang berpengaruh terhadap pertumbuhan selada hidroponik, meliputi suhu, kelembapan, pH, nutrisi, dan intensitas cahaya. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan sensor DHT22, PH4502C, SEN0244, dan BH1750. Data hasil pengukuran ditampilkan pada LCD serta dikirim secara real-time ke Google Sheets dan aplikasi Telegram, yang juga berfungsi sebagai media notifikasi dan kontrol jarak jauh. Hasil pengujian menunjukkan bahwa suhu ruangan berkisar 18–28°C, kelembapan 65–91% dengan rata-rata 79%, nilai pH 3,96–11,85 dengan rata-rata 7,6, serta TDS 413–934 ppm dengan rata-rata 644 ppm. Intensitas cahaya dari LED Grow Light terjaga stabil pada 7307–7474 Lux selama periode pencahayaan harian. Sistem notifikasi melalui Telegram mampu merespons kurang dari satu menit ketika parameter berada di luar rentang ideal. Secara keseluruhan, sistem monitoring berbasis IoT ini efektif dalam mengawasi kondisi lingkungan hidroponik indoor sehingga mendukung terciptanya pertumbuhan selada yang optimal.
Copyrights © 2025