Anredera cordifolia merupakan tanaman obat asli Indonesia yang secara tradisional digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka. Secara ilmiah, daun A. cordifolia diketahui memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antibakteri, serta kemampuan mempercepat regenerasi jaringan yang berperan penting dalam pemulihan kulit. Kajian ini merangkum temuan studi praklinik mengenai efektivitas ekstrak etanol daun binahong terhadap proses penyembuhan luka insisi, dengan penekanan pada parameter histologis sebagai indikator kualitas perbaikan jaringan. Pencarian literatur dilakukan melalui basis data PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan kriteria inklusi berupa penelitian in vivo yang mengevaluasi epitelialisasi, pembentukan jaringan granulasi, deposisi kolagen, proliferasi fibroblas, dan resolusi inflamasi. Hasil telaah menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun binahong memperlihatkan pola dosis-respons yang konsisten, di mana konsentrasi menengah hingga tinggi (±25–40%) mampu mempercepat epitelisasi, meningkatkan ketebalan serta organisasi serabut kolagen, meningkatkan densitas fibroblas, dan menghasilkan jaringan granulasi yang lebih matang. Efek biologis tersebut dikaitkan dengan kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, alkaloid, tanin, triterpenoid, dan vitamin C yang berperan dalam menghambat sitokin proinflamasi, meningkatkan angiogenesis, mengaktivasi jalur TGF-β dan VEGF, serta mendukung sintesis kolagen. Meskipun mendukung potensi binahong sebagai agen penyembuh luka topikal, diperlukan penelitian lanjutan terkait standardisasi ekstrak, optimasi konsentrasi, uji toksisitas jangka panjang, dan analisis mekanisme molekuler sebelum dikembangkan sebagai fitofarmaka teruji.
Copyrights © 2026