Perilaku kurang tidur pada remaja menjadi masalah kesehatan yang semakin umum dan dipengaruhi oleh berbagai faktor psikososial serta konteks sosial. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis faktor faktor yang menyebabkan perilaku kurang tidur pada remaja dengan menggunakan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB). Pendekatan ini menekankan bagaimana sikap, norma yang dirasakan, dan control perilaku memengaruhi niat dan Tindakan individu. Penelitian dilakukan dengan menelaah berbagai artikel ilmiah baik nasional maupun internasional yang berkaitan dengan perilaku tidur remaja dan hubungannya dengan elemen TPB. Hasil analisis menunjukkan bahwa pandangan remaja yang menganggap begadangn sebagai hal biasa, pengaruh dari teman sebaya, dan lingkungan, serta kemampuan rendah dalam mengelola aktivitas malam dan penggunaan perangkat digital, berkontribusi pada perilaku kurang tidur. Temuan ini menunjukkan bahwa TPB bisa menjadi kerangka teoritis yang sesuai untuk memahami perilaku tidur remaja dan dapat digunakan sebagai dasar untuk merancang intervensi promosi kesehatan yang lebih efektif.
Copyrights © 2026