Perubahan gaya hidup akibat kemajuan teknologi membuat remaja semakin jarang bergerak dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan aktivitas sedentari, seperti bermain gawai dan media sosial. Kondisi ini berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan, baik fisik maupun psikologis. Penelitian ini untuk mengetahui Faktor - faktor yang mempengaruhi aktifitas fisik pada remaja dengan pendekatan health belief model Penelitian menggunakan metode Literature Review, yang dilakukan dengan meneliti berbagai studi yang bersumber dari publikasi baik nasional maupun internasional. Literatur diambil dari sumber-sumber elektronik termasuk PubMed, dan Google Scholar dan telah dipublikasikan Tahun 2020-2025. Hasil perilaku aktivitas fisik pada remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, terutama faktor individu dan lingkungan sosial. Secara keseluruhan, temuan penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut sejalan dengan pendekatan Health Belief Model, di mana persepsi, keyakinan, dan dukungan lingkungan berperan penting dalam membentuk perilaku aktivitas fisik pada remaja.
Copyrights © 2026