Buah naga termasuk tanaman hortikultura yang diminati oleh pengusaha industri makanan dan minuman karena memiliki manfaat bagi kesehatan. Penelitian bertujuan untuk menentukan sumber bahan stek dan macam pupuk organik cair terbaik terhadap pertumbuhan buah naga merah. Penelitian dilaksanakan di Bhumee Organic, Dusun Jongkang, Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Agustus–Oktober 2024. Metode penelitian dilakukan percobaan lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial disusun menggunakan dua faktor. Faktor pertama adalah sumber bahan stek terdiri atas stek pucuk, batang tengah, dan batang bawah. Faktor kedua adalah macam pupuk organik cair terdiri atas kulit nanas dan kulit semangka, urine kelinci, urine sapi, dan batang pisang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara sumber bahan stek dan macam pupuk organik cair terhadap jumlah tunas 5 MST dan volume akar buah naga. Sumber bahan stek berasal stek pucuk dan batang tengah terbaik terhadap panjang tunas 9 MST. Stek batang tengah dan batang bawah juga menunjukkan terbaik terhadap bobot segar tanaman buah naga. Pupuk organik cair kulit nanas dan kulit semangka, urine kelinci, dan urine sapi terbaik terhadap persentase hidup stek buah naga.
Copyrights © 2025