Agrivet
Vol 32 No 1 (2026): AGRIVET (on progress)

PENGARUH PENGGUNAAN DOSIS PUPUK ORGANIK AMPAS TEH DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascolonicum L.)

Widjaja, Deandra Callista (Unknown)
Irawati, Endah Budi (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Jan 2026

Abstract

Bawang merah termasuk salah satu komoditas pertanian strategis yang dibudidayakan secara luas di berbagai wilayah Indonesia. Kunci untuk meningkatkan pertumbuhan sekaligus hasil panen komoditas ini terletak pada pemilihan jenis dan takaran pupuk yang tepat. Studi ini bertujuan untuk menentukan dosis paling efektif dari kombinasi pupuk organik berbahan dasar ampas teh dan pupuk NPK (Nitrogen-Fosfor-Kalium) dalam menunjang pertumbuhan vegetatif dan produktivitas tanaman bawang merah. Penelitian lapangan ini diselenggarakan mulai Maret hingga Mei 2025 di area persawahan Kalurahan Selomartani. Metode yang diterapkan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL), melibatkan dua (2) faktor perlakuan dan satu (1) perlakuan kontrol, di mana setiap kombinasi diulang sebanyak tiga (3) kali. Faktor pertama mencakup dosis pupuk ampas teh, yang terdiri dari tiga tingkatan: 30 g/tanaman, 60 g/tanaman, dan 90 g/tanaman. Faktor kedua adalah dosis pupuk NPK, juga terdiri dari tiga tingkatan: 1 g/tanaman, 3 g/tanaman, dan 6 g/tanaman. Perlakuan kontrol menggunakan pupuk kandang dengan dosis tetap 30 g/tanaman. Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) pada tingkat signifikansi 5%. Untuk menguji perbedaan lebih lanjut, dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) taraf 5%, serta uji kontras ortogonal. Temuan utama penelitian ini menunjukkan adanya interaksi signifikan antarperlakuan terhadap beberapa parameter; Interaksi B3M3 memengaruhi tinggi tanaman, Interaksi B3M2 memengaruhi jumlah daun, Interaksi B2M2 memengaruhi jumlah umbi, bobot umbi kering per petak, dan bobot umbi kering per hektar. Secara spesifik, pemberian pupuk organik ampas teh sebanyak 60 g per tanaman menghasilkan nilai indeks panen yang paling optimal. Sementara itu, dosis pupuk NPK 3 g per tanaman memberikan indeks panen yang tertinggi. Sebagai kesimpulan umum, kombinasi perlakuan pupuk (ampas teh dan NPK) memberikan performa hasil yang lebih unggul jika dibandingkan dengan perlakuan kontrol.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

agrivet

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Agrivet (ISSN: 1410-3796) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dan ulasan mengenai berbagai aspek yang terkait dengan Agronomi dan bidang pertanian yang terkait (Budidaya Tanaman, Pemuliaan Tanaman, Hama Penyakit Tanaman dan Sumber Daya Lahan). Agrivet diterbitkan oleh Prodi ...