Digitalisasi layanan administrasi di perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam menjawab tuntutan efisiensi dan kemudahan akses bagi sivitas akademik. Di FISIP UIN Sunan Gunung Djati Bandung, digitalisasi diwujudkan melalui sistem Cepuk Digital yang dirancang untuk menghadirkan layanan administrasi yang lebih cepat, praktis, dan mudah dijangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Cepuk Digital serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi pengguna dalam prosesnya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan mahasiswa sebagai pengguna aktif layanan. Analisis dilakukan dengan teknik tematik dan reduksi data untuk menggali pola dan tema utama terkait efektivitas layanan, hambatan yang muncul, serta kebutuhan pengembangan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cepuk Digital cukup efektif dalam mempercepat proses layanan, mengurangi beban kerja manual, dan meningkatkan aksesibilitas bagi pengguna. Namun, beberapa kendala seperti belum optimalnya pengelolaan dokumen fisik, kurangnya sosialisasi, dan keterbatasan infrastruktur masih menjadi hambatan. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan dalam penyempurnaan sistem dan pemberdayaan pengguna agar digitalisasi layanan administrasi benar-benar memberikan dampak nyata di lingkungan kampus. Kata kunci : digitalisasi administrasi, layanan kampus, efektivitas layanan.
Copyrights © 2025