Latar Belakang: Puting lecet merupakan tantangan umum menyusui yang menyebabkan nyeri dan gangguan pemberian ASI. Prevalensi puting lecet mencapai 32% dalam bulan pertama pasca-persalinan dan berhubungan dengan teknik menyusui yang tidak tepat. tujuan Penelitian ini bertujuan mengembangkan Kemangmint Therapy, salep alami berbahan dasar kemangi (Ocimum basilicum) dan mint (Mentha piperita), serta mengevaluasi sifat fisik dan kelayakan bisnisnya.Metode: Pengembangan produk melibatkan empat fase: persiapan bahan baku lokal, produksi salep dengan basis minyak zaitun dan lilin lebah, serta uji laboratorium sederhana (organoleptik, pH, daya sebar, daya leleh, stabilitas) yang diikuti strategi pemasaran.Hasil: Produk mencapai tingkat keberhasilan 89%. Uji laboratorium menunjukkan produk aman dengan pH netral (6,5–7,0), daya sebar baik (5,2–5,5 cm), dan titik leleh sesuai suhu tubuh (37°C–40°C). Produk terbukti stabil secara fisik dan layak secara ekonomi dengan harga Rp 23.000.Kesimpulan: Kemangmint Therapy adalah inovasi herbal yang aman, stabil, dan terjangkau untuk mengatasi trauma puting, memberikan solusi kesehatan bagi ibu menyusui dan peluang ekonomi masyarakat.
Copyrights © 2025