Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi, namun banyak ibu mengalami masalah produksi ASI yang tidak lancar. Daun kelor (Moringa oleifera) diketahui mengandung berbagai nutrisi yang berperan sebagai galaktagog alami. Inovasi pengolahan daun kelor dalam bentuk jelly diharapkan dapat menjadi alternatif intervensi yang praktis untuk meningkatkan produksi ASI.Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Jumlah responden sebanyak 10 ibu postpartum yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test.Hasil: Produksi ASI sebelum intervensi jelly daun kelor lancar 3 orang (30%) dan tidak lancar 7 orang (70%), meningkat menjadi lancar 7 orang (70%) dan tidak lancar 3 orang (30%) setelah intervensi. Rerata produksi ASI pretest 1,60 ± 0,516 dan posttest 1,20 ± 0,422 dengan uji T menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,000), menandakan jelly daun kelor efektif meningkatkan produksi ASI.Kesimpulan: Pemberian jelly daun kelor terbukti efektif dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu postpartum. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai upaya non-farmakologis berbasis pangan lokal dalam mendukung keberhasilan ASI eksklusif dan pencegahan stunting.
Copyrights © 2025