Abstract. The moral crisis in this era of globalization and digitalization requires a relevant da'wah figure in fostering the character of the people. This study examines K.H. Miftah Faridl's da'wah thoughts on moral values in the book "Hikmah Kebuhayan" as an effort to da'wah bil qalam in shaping the morals of the community. The focus of the research includes the analysis of the textual structure, discourse practice, and social practices of his da'wah thought. The main theory used is the Critical Discourse Analysis (AWK) model of Norman Fairclough, which sees da'wah texts not just as normative language, but as an influential social practice in the construction of values in society. This study uses a qualitative-descriptive approach. Data was obtained through documentation of the content of the book, direct interviews with K.H. Miftah Faridl, and supporting documentation from other media. The results of the study show that the text structure in the book "Hikmah Kevidaan" emphasizes moral messages such as honesty, ukhuwah, and social responsibility. At the level of discourse practice, K.H. Miftah Faridl's da'wah is disseminated in a reflective and communicative manner through books to reach the wider community. Socially, this moral message has proven to be relevant in facing the challenge of moral decline in the digital era. This book is an effective da'wah medium in instilling Islamic moral values in the midst of modern society. Abstrak. Krisis moral di era globalisasi dan digitalisasi ini menuntut sebuah pemikiran tokoh dakwah yang relevan dalam membina karakter umat. Penelitian ini mengkaji pemikiran dakwah K.H Miftah Faridl tentang nilai-nilai moral dalam buku “Hikmah Kehidupan” sebagai upaya dakwah bil qalam dalam membentuk akhlakul karimah masyarakat. Fokus penelitian meliputi analisis struktur teks, praktik wacana, dan praktik sosial dari pemikiran dakwah beliau. Teori utama yang digunakan adalah Analisis Wacana Kritis (AWK) model Norman Fairclough, yang melihat teks dakwah tidak sekadar bahasa normatif, melainkan sebagai praktik sosial yang berpengaruh dalam konstruksi nilai di masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data diperoleh melalui dokumentasi isi buku, wawancara langsung dengan K.H. Miftah Faridl, serta dokumentasi pendukung dari media lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur teks dalam buku “Hikmah Kehidupan” menekankan pesan moral seperti kejujuran, ukhuwah, dan tanggung jawab sosial. Pada tataran praktik wacana, dakwah K.H. Miftah Faridl disebarluaskan secara reflektif dan komunikatif melalui buku untuk menjangkau masyarakat luas. Secara sosial, pesan moral tersebut terbukti relevan dalam menghadapi tantangan kemerosotan akhlak di era digital. Buku ini menjadi media dakwah yang efektif dalam menanamkan nilai moral Islam di tengah masyarakat modern.
Copyrights © 2025