Fenomena kecurangan akademik semakin marak terjadi di lingkungan pendidikan tinggi, termasuk di kalangan mahasiswa akuntansi yang seharusnya menjunjung tinggi nilai integritas profesi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tlima elemen Fraud Pentagon- tekanan, kesempatan, rasionalisasi, kemampuan, dan arogansi- terhadap perilaku kecurangan akademik mahasiswa akuntansi di Kota Kupang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 104 responden dan analisis data menggunakan Partial Least Squares (SmartPLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya variabel tekanan yang berpengaruh signifikan terhadap perilaku kecurangan akademik, sedangkan empat variabel lainnya tidak berpengaruh. Temuan ini menegaskan bahwa tekanan akademik menjadi faktor dominan yang mendorong mahasiswa melakukan kecurangan, sementara nilai budaya kolektivistik dan moralitas tinggi masyarakat Kupang berperan dalam menekan pengaruh faktor-faktor lainnya.
Copyrights © 2025