Penelitian ini menganalisis dampak metode penilaian persediaan FIFO (First-In, First-Out) dan Weighted Average terhadap PPh Badan PT Matahari Department Store Tbk (2022–2024). Metode penelitian menggunakan studi literatur berdasarkan data sekunder laporan tahunan. Simulasi menunjukkan bahwa FIFO (dengan penyesuaian -2% pada HPP metode Average) secara konsisten menghasilkan Harga Pokok Penjualan yang lebih rendah, sehingga meningkatkan laba sebelum pajak dan beban PPh Badan. Sebaliknya, metode Rata-Rata yang diterapkan perusahaan menghasilkan HPP yang lebih tinggi dan stabil, yang menurunkan laba kena pajak dan liabilitas fiskal. Temuan mengindikasikan bahwa pilihan metode persediaan berdampak material pada pelaporan keuangan dan kewajiban pajak. Penelitian memberikan kontribusi praktis bagi manajemen dalam pertimbangan kebijakan akuntansi persediaan untuk mencerminkan kinerja riil dan efisiensi perpajakan, khususnya di industri ritel dengan fluktuasi biaya yang dinamis.
Copyrights © 2025