Penelitian ini mengkaji hubungan akhlak terhadap diri sendiri dengan perilaku menyimpang remaja dalam kerangka Pendidikan Islam. Latar belakang masalah mencakup kerentanan remaja terhadap penyimpangan seperti penyalahgunaan narkoba, judi, dan kekerasan akibat pelemahan kontrol diri dan kesadaran moral. Tujuan penelitian adalah mengintegrasikan konsep akhlak Islam yang mencakup pemeliharaan fisik, mental, kehormatan, waktu, serta taubat melalui muraqabah dan muhasabah dengan faktor penyebab perilaku menyimpang, baik internal (kontrol diri lemah, kurang pemahaman agama) maupun eksternal (keluarga, teman sebaya, media). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui library research dengan sumber pustaka berupa buku, jurnal, dan artikel. Hasil kajian menunjukkan bahwa akhlak terhadap diri sendiri berfungsi sebagai benteng preventif terhadap perilaku menyimpang, yang diperkuat oleh pendidikan akhlak terpadu di keluarga, sekolah (melalui guru agama sebagai panutan), dan masyarakat. Kesimpulan menyatakan bahwa Pendidikan Islam efektif membentuk karakter remaja berakhlak mulia untuk mencegah penyimpangan.
Copyrights © 2026