Nyeri yang dialami selama fase aktif persalinan dapat menyebabkan ketidaknyamanan fisik dan psikologis yang signifikan jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, penggunaan intervensi nonfarmakologis yang aman, sederhana, dan mudah diterapkan, seperti terapi kompres hangat, sangat penting untuk membantu mengurangi nyeri dan meningkatkan kenyamanan ibu selama proses persalinan. Tujuan: Tinjauan literatur ini bertujuan untuk menganalisis bukti ilmiah tentang efektivitas aplikasi kompres hangat dalam mengurangi intensitas nyeri persalinan selama fase aktif tahap pertama persalinan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mencari artikel melalui Google Scholar. 30 artikel diperoleh untuk analisis efek kompres hangat pada nyeri persalinan selama fase aktif di berbagai wilayah dan waktu penelitian yang berbeda. Hasil: Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa 30 artikel menunjukkan bahwa pemberian kompres hangat secara konsisten mengurangi intensitas nyeri persalinan selama fase aktif secara signifikan (p < 0,05). Kompres hangat terbukti efektif dalam mengurangi nyeri dari kategori parah ke sedang atau ringan melalui peningkatan relaksasi, sirkulasi darah, dan penurunan ketegangan otot. Kesimpulan: Terapi kompres hangat terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri persalinan selama fase aktif tahap pertama persalinan. Oleh karena itu, metode ini dapat direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang aman untuk meningkatkan kenyamanan ibu selama proses persalinan.
Copyrights © 2026