Perubahan lanskap layanan informasi di perguruan tinggi menuntut pustakawan untuk memperkuat kompetensi dalam mengelola dan menyediakan akses arsip secara efektif, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan terhadap arsip digital dan layanan berbasis pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana service design dapat digunakan sebagai pendekatan strategis untuk meningkatkan kualitas akses arsip oleh pustakawan di perpustakaan perguruan tinggi. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur integratif dengan menelaah publikasi tahun 2017–2024 terkait layanan arsip, perilaku pencarian informasi, desain layanan, dan literasi arsip digital, yang dianalisis melalui sintesis interpretatif untuk mengidentifikasi tema-tema inti penguatan layanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa service design memungkinkan pustakawan memetakan pengalaman pengguna, mengidentifikasi hambatan akses arsip, serta merancang intervensi layanan yang lebih responsif, intuitif, dan inklusif. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan akses arsip tidak hanya bergantung pada ketersediaan teknologi, tetapi juga pada kemampuan pustakawan dalam merancang pengalaman layanan yang sesuai kebutuhan pengguna. Dengan demikian, artikel ini memberikan kontribusi pada penguatan kompetensi pustakawan dan pengembangan layanan arsip modern di lingkungan perpustakaan perguruan tinggi.
Copyrights © 2025