Tingkat penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Indonesia masih rendah, khususnya di daerah pedesaan. Rendahnya pengetahuan, berkembangnya mitos, serta terbatasnya edukasi menyebabkan wanita usia subur (WUS) lebih memilih metode jangka pendek. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan partisipasi WUS terhadap MKJP melalui edukasi berbasis komunitas. Metode pelaksanaan berupa penyuluhan, diskusi kelompok, dan konseling interpersonal dengan melibatkan bidan desa, kader kesehatan, dan ibu PKK. Peserta adalah 30 WUS di Desa Randusari, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan sikap positif peserta terhadap MKJP berdasarkan perbandingan pre-test dan post-test. Peserta juga mampu mengidentifikasi manfaat, indikasi, serta membedakan mitos dan fakta terkait MKJP. Simpulan: edukasi partisipatif mampu meningkatkan pemahaman dan minat WUS dalam penggunaan MKJP, sehingga diharapkan berkontribusi pada peningkatan cakupan KB jangka panjang di wilayah pedesaan.
Copyrights © 2025