Pengelolaan limbah rumah tangga masih menjadi permasalahan lingkungan yang signifikan, khususnya di wilayah perkotaan. Salah satu limbah organik yang belum banyak dimanfaatkan adalah biji labu kuning yang umumnya dibuang setelah daging buahnya dikonsumsi. Padahal, biji labu kuning memiliki kandungan gizi yang tinggi dan berpotensi diolah menjadi produk pangan bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengelola limbah biji labu kuning melalui pelatihan pembuatan kuaci sebagai camilan bernilai ekonomi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi konsep pengelolaan limbah berbasis zero waste, penyuluhan mengenai manfaat dan kandungan gizi biji labu kuning, serta pelatihan praktik langsung pembuatan kuaci. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang ibu rumah tangga di wilayah Slawi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan limbah rumah tangga serta keterampilan dalam mengolah biji labu kuning menjadi produk kuaci yang layak konsumsi. Peserta juga menunjukkan sikap positif terhadap pemanfaatan limbah sebagai peluang usaha rumah tangga. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik dapat menjadi solusi efektif dalam pengurangan limbah rumah tangga sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Copyrights © 2025