Perbedaan cara media massa dalam menyajikan isu yang sama sering kali terpengaruh oleh kepentingan redaksional, orientasi industri, serta ideologi media. Fenomena ini terlihat dalam berita mengenai kemitraan antara Bulog Kanwil Sumsel dan PT Wilmar yang dipresentasikan secara beragam oleh platform berita online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing pemberitaan terkait kemitraan tersebut pada dua portal berita online, yaitu Beritasuararakyat.com dan Suaraindo.id. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik analisis isi terhadap sejumlah artikel relevan, menggunakan teori framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki melalui empat perangkat analisis, yaitu struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Beritasuararakyat.com lebih fokus pada aspek positif dan keberhasilan kerja sama antara Bulog dan PT Wilmar sedangkan Suaraindo.id lebih menyorti potensi masalah, kritik publik, dan dinamika operasional dari kemitraan itu. Perbedaan sudut pandang dan penekanan aspek ini mencerminkan konstruksi kenyataan yang dibuat oleh setiap media dalam membentuk pandangan publik terkait isu pangan dan kolaborasi antara institusi publik dan swasta di Indonesia.
Copyrights © 2026