Ketidakjujuran akademik menjadi masalah serius yang cukup sering terjadi bahkan menjadi masalah global hampir di seluruh lembaga pendidikan. Tujuan dari penelitian adalah untuk melihat pengaruh efikasi diri akademik terhadap ketidakjujuran akademik dengan melibatkan prokrastinasi akademik sebagai variabel mediator. Penelitian ini melibatkan 255 responden dengan latar belakang mahasiswa yang berasal dari universitas negeri dan swasta di wilayah Kalimantan Timur. Responden dalam penelitian ditetapkan dengan menggunakan teknik non-probablilty sampling, dengan jenis accidental sampling. Data penelitian dianalisis menggunakan regresi dengan mediasi yang diperkuat dengan sobel test. Hasil analisis menunjukkan bahwa efikasi diri akademik tidak berpengaruh langsung terhadap ketidakjujuran akademik. Namun prokrastinasi akademik terbukti berhasil menjadi mediator yang signifikan dalam pengaruh efikasi diri akademik terhadap ketidakjujuran akademik. Dengan kata lain, efikasi diri akademik dalam penelitian ini tidak menjadi penyebab langsung terjadinya ketidakjujuran akademik di kalangan mahasiswa. Mahasiswa yang memiliki efikasi diri akademik rendah cenderung menunda-nunda tugas, dan akibatnya lebih rentan melakukan kecurangan akademik untuk menutupi kekurangan waktu atau kesiapan diri dalam menghadapi tanggung jawab akademik.
Copyrights © 2025