Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bentuk penyajian dikie mauluik yang berlangsung di Korong Bukit Bio-bio, Nagari Sikucua Utara, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman. Dikie mauluik merupakan seni vokal tradisional bernuansa Islam, dilantunkan dengan irama bataranun, yang mengungkapkan rasa cinta dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini berfungsi sebagai media spiritual serta sebagai penguat identitas kolektif masyarakat. Penyajian dikie mauluik terdiri dari 12 bagian lagu yang diambil dari kitab Syarafal Anam, dan dinyanyikan secara bergantian oleh urang siak dalam posisi duduk melingkar. Pertunjukan ini dilaksanakan di surau, baik pada malam maupun siang hari, dengan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemuda, ibu rumah tangga, hingga niniak mamak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil temuan menunjukkan bahwa tradisi ini mengandung nilai-nilai religiusitas, kebersamaan, dan menjadi media spiritual bagi masyarakat Korong Bukit Bio- bio, Nagari Sikucua Utara, Kabupaten Padang Pariaman.
Copyrights © 2025