Energi memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Pemanfaatan energi dan sumber daya alam (SDA) secara berlebihan menjadi salah satu tantangan utama dalam pembangunan berkelanjutan. Permasalahan konsumsi energi yang berlebihan di lingkungan sekolah sering kali disebabkan oleh rendahnya kesadaran dan perilaku ramah lingkungan warga sekolah. Pendekatan psikologi lingkungan menawarkan strategi perubahan perilaku melalui edukasi dan penguatan perilaku (behavioral reinforcement). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman psikologi lingkungan serta membentuk perilaku hemat energi pada siswa melalui edukasi dan penerapan reinforcement positif. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan interaktif, pemasangan media edukatif, serta pemberian penguatan perilaku berupa reward dan umpan balik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai efisiensi energi serta perubahan perilaku nyata, seperti kebiasaan mematikan lampu dan perangkat listrik saat tidak digunakan. Program ini membuktikan bahwa kombinasi edukasi psikologi lingkungan dan behavioral reinforcement efektif dalam mendorong efisiensi energi di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026