The implementation of Good corporate governance (GCG) values is a crucial factor for companies to operate efficiently and effectively, while maintaining stakeholder trust. The environment is constantly changing. Internal audit plays a strategic role as a supervisory function that supports the implementation of corporate GCG. This study aims to examine the effect of internal audit on the implementation of good corporate governance (GCG) in household product manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021–2023 period. This study is descriptive and quantitative, using secondary data from the annual reports of household product manufacturing companies listed on the IDX during the 2021–2023 period. The sample was selected purposively, yielding 10 companies. Data were analyzed using descriptive statistics, classical assumption tests, and simple linear regression. The results of this study reveal that internal audit does not have a significant effect on the implementation of GCG in household product manufacturing companies. Internal audits account for only 7.4% of GCG implementation, while other factors, such as the board of commissioners, organizational culture, and internal control systems, influence the remaining 92.6%. These results indicate that the company must integrate other factors, and cannot rely solely on internal audits for the success of GCG implementation.Penerapan nilai-nilai Good corporate governance (GCG) menjadi faktor penting bagi perusahaan agar dapat beroperasi secara efisien dan efektif, serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan. terus berubah. Audit internal berperan strategis sebagai fungsi pengawasan yang menunjang implementasi GCG perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh audit internal terhadap penerapan good corporate governance (GCG) pada perusahaan manufaktur produk rumah tangga yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2023. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan data sekunder yang berasal dari laporan tahunan (annual report) perusahaan manufaktur di sektor produk rumah tangga yang terdaftar di BEI dalam kurun waktu 2021-2023. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling menghasilkan 10 perusahaan sebagai sampel. Data dianalisis dengan menggunakan metode yang terdiri dari uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa audit internal tidak berpengaruh signifikan terhadap penerapan GCG pada perusahaan manufaktur sektor produk rumah tangga. Audit Internal hanya menjelaskan 7,4% penerapan GCG, sedangkan 92,6% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain seperti dewan komisaris, budaya organisasi, dan sistem pengendalian internal. Hasil ini menunjukan bahwa keberhasilan penerapan GCG tidak bisa hanya mengandalkan pelaksanaan audit internal saja namun harus diintegrasikan dengan faktor-faktor lainnya
Copyrights © 2025